You could put your verification ID in a comment Or, in its own meta tag Or, as one of your keywords

Rabu, 03 November 2010

PENYEBAB KERETAKAN BETON

Penyebab keretakan beton ada dua yaitu, penyebab keretakan yang terjadi saat pembuatan dan keretakan yang terjadi setelah beton selesai.
A. Fakor – Fakor Penyebab Keretakan Beton Yang Terjadi Saat Pembuatan Beton.
1. Sifat dari beton itu sendiri
Untuk melihat bagaimana sifat dari beton yang dapat menimbulkan keretakan kita harus melihat proses dari awal pembuatan beton itu sendiri. Pada saat awal pembuatan beton dengan pencampuran bahan penyusunnya seperti kerikil, pasir, air dan semen. Kemudian campuran beton diletakkan pada alat cetakannya, dalam proses pengerasannya beton akan mengalami pengurangan volume dari volume awal. Ini disebabkan air yang terkandung pada campuran beton akan mengalami penguapan sebagian yang mengurangi volume beton.
Sehingga apabila dikondisikan pada saat beton mengalami pengerasan dan akibat dari volume beton berkurang yang akan menyebabkan penyusutan pada beton tetapi beton tersebut dibiarkan untuk menyusut tanpa adanya tahanan maka beton pun tidak akan mengalami keretakan. Tetapi pada kondisi sebenarnya dilapangan tidak ada beton yang tidak mengalami tahanan. Karena tidak ada balok atau kolom pada bangunan yang berdiri sendiri melainkan akan bersambung satu sama lain dan hal ini akan membuat tahanan. Sehingga apabila pada kondisi saat beton mengalami penyusutan ada suatu tahanan maka retakan pun tidak dapat dihindari.
2. Suhu
Suhu disini adalah suhu campuran beton saat mengalami perkerasan. Karena pada saat campuran beton mengalami perkerasaan suhu yang timbul akibat reaksi dari air dengan semen akan terus meningkat. Sehingga pada saat suhu campuran beton ini terlalu tinggi, pada saat beton sudah keras sering timbul retak – retak pada permukaan beton.
3. Korosi pada tulangan
Sebenarnya untuk mengantisipasi retakan yang terjadi akibat dari sifat beton itu sendiri, beton diberi tulangan pada bagian dalamnya yang terbuat dari baja. Sehingga diharapkan dengan adanya tulangan tersebut retakan akibat dari sifat beton disebar pada keseluruhan beton menjadi bagian – bagian yang sangat kecil sehingga retakan tersebut dapat diabaikan. Tetapi apabila tulangan yang dipakai pada saat pembuatan beton sudah meengalami korosi, tulangan tersebut itu pun akan menyebabkan retakan pada saat beton mengeras.
4. Proses pembuatan yang kurang baik
Contohnya pada saat beton mengalami perkerasan dimana banyak mengeluarkan air, maka perlu adanya perawatan pada beton agar pengeluaran air dari campuran beton tidak berlebihan. Tetapi akibat tidak adanya perawatan, sehingga pada beton terbentuk banyak terjadi retakan.

B. Fakor – Fakor Penyebab Keretakan Beton Yang Terjadi Setelah Beton Selesai
1. Pengaruh lingkungan
Beton pada bangunan mengalami kontak langsung dengan cuaca luar. Sehingga bangunan yang berumur cukup lama banyak mengalami retakan. Salah satu pengaruh lingkungan yang menyebabkan beton retak adalah akibat dari air hujan. Akibat sekian lama beton pada bangunan tua menerima air hujan secara langsung, lama – kelamaan air hujan masuk meresap kedalam beton yang kemudian mencapai tulangan pada beton. Apabila saat air hujan telah mengenai baja tulangan, maka akan terjadi reaksi antara baja tulangan dengan tulangan yang menyebakan baja tulangan menjadi korosi. Akibat korosinya baja tulangan beton akan mengalami retak – retak.
2. Pembebanan
Setelah bangunan jadi dan digunakan, beton akan menerima beban – beban. Kadangkala beton akan menerima beban diluar kemapuannya untuk menahan beban tersebut, sehingga kertetakan pada beton pun tidak bisa di hindari

Tidak ada komentar:

Posting Komentar